Profil Pondok Pesantren Modern Robithoh
PROFIL PONDOK PESANTREN MODERN ROBITHOH
Sekesalam – Ciparay – Kabupaten Bandung
BAB I: PENDAHULUAN & LANDASAN FILOSOFIS
1. Hakikat Pesantren
Pondok Pesantren Modern Robithoh memegang prinsip mendasar bahwa “Pondok Modern adalah Pondok Pesantren”. Penambahan kata “Modern” tidak mengubah hakikat dasarnya sebagai lembaga pendidikan Islam berbasis asrama (boarding system), di mana Kyai bertindak sebagai figur sentral dan Masjid menjadi titik pusat dari seluruh jiwa dan aktivitas kehidupan di dalamnya.
Pesantren merupakan budaya asli (indigenous culture) bangsa Indonesia yang mengintegrasikan Tripusat Pendidikan (Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat) dalam bentuk Community-Based Education (CBE) dan School-Based Management (SBM).
2. Landasan Al-Qur’an & Al-Hadits
Keberadaan dan sistem pendidikan di Pondok Pesantren Modern Robithoh dilandasi oleh tuntunan Al-Qur’an dan Al-Hadits:
-
QS. At-Taubah: 122
وَمَا كَانَ الْمُؤْمِنُوْنَ لِيَنْفِرُوْا كَاۤفَّةً ۗ فَلَوْلَا نَفَرَ مِنْ كُلِّ فِرْقَةٍ مِّنْهُمْ طَاۤىِٕفَةٌ لِّيَتَفَقَّهُوْا فِى الدِّيْنِ وَلِيُنْذِرُوْا قَوْمَهُمْ اِذَا رَجَعُوْٓا اِلَيْهِمْ لَعَلَّهُمْ يَحْذَرُوْنَ
“Tidak sepatutnya bagi umat Islam pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya.”
-
QS. An-Nisa: 9
وَلْيَخْشَ الَّذِينَ لَوْ تَرَكُوا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعَافًا خَافُوا عَلَيْهِمْ فَلْيَتَّقُوا اللَّهَ وَلْيَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا
“Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.”
-
Hadits Kewajiban & Keutamaan Menuntut Ilmu
- “Mencari ilmu itu adalah wajib bagi setiap muslim laki-laki maupun muslim perempuan.” (HR. Ibnu Abdil Barr)
- “Barang siapa yang menghendaki kehidupan dunia maka wajib baginya memiliki ilmu, barang siapa yang menghendaki kehidupan akhirat wajib baginya memiliki ilmu, dan barang siapa menghendaki keduanya maka wajib baginya memiliki ilmu.” (HR. Tirmidzi)
- “Barang siapa yang menempuh jalan untuk mencari suatu ilmu, niscaya Allah memudahkannya ke jalan menuju surga.” (HR. Tirmidzi)
3. Filosofi “Pondok Bukan Hotel” (Zelf Help System)
Pondok Pesantren Modern Robithoh didirikan atas dasar gotong royong dan kemandirian (self-governance / zelf help system).
- Pondok Dibangun oleh Santri: Bangunan pesantren tumbuh seiring dinamika santri dan pengasuh, seperti perjalanan sejarah asrama pertama guru dan santri pada tahun 2004–2005.
- Bukan Tempat Komersial: Pesantren bukanlah hotel tempat orang menyewa kamar, membayar, lalu menuntut fasilitas dan melayani diri sendiri secara pasif. Pembayaran iuran santri bukanlah uang sewa atau upah, melainkan kontribusi kebersamaan (sama-sama iuran, sama-sama memakai) untuk membangun dan merawat sarana pendidikan bersama.
BAB II: VISI, MISI, PANCA JIWA, & MOTTO
1. Visi Pesantren
Sebagai lembaga pendidikan Islam pencetak kader-kader pemimpin umat, menjadi tempat ibadah dan sumber ilmu pengetahuan agama dan umum dengan tetap berjiwa pesantren.
2. Misi Pesantren
- Mempersiapkan generasi yang unggul dan berkualitas menuju terbentuknya Khairu Ummah.
- Mendidik dan mengembangkan generasi mukmin muslim yang berbudi tinggi, berbadan sehat, berpengetahuan luas, dan berpikiran bebas, serta berkhidmat kepada masyarakat.
- Mengajarkan ilmu pengetahuan agama dan umum secara seimbang menuju terbentuknya ulama yang intelek.
- Mempersiapkan warga negara berkepribadian Indonesia yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT.
3. Panca Jiwa Pesantren
Seluruh dinamika kehidupan di Pesantren Robithoh dijiwai oleh lima nilai utama:
- Keikhlasan: Berbuat semata-mata karena ibadah kepada Allah SWT. Kyai ikhlas mengajar, santri ikhlas belajar, guru ikhlas membantu, dan wali santri ikhlas menyerahkan pendidikan anak kepada pondok.
- Kesederhanaan: Sederhana bukan berarti miskin atau pasif, melainkan mengandung kekuatan, ketabahan hati, serta keberanian untuk pantang mundur dalam perjuangan hidup.
- Berdikari (Kemandirian): Berlatih mengurus kepentingan sendiri dan tidak menggantungkan hidup pada orang lain tanpa bersikap kaku terhadap bantuan luar.
- Ukhuwah Diniyah: Kehidupan yang diliputi suasana persaudaraan Islam yang akrab, merasakan suka dan duka bersama.
- Kebebasan: Bebas dalam berpikir, menentukan masa depan, dan bebas dari pengaruh asing, namun tetap berada dalam koridor disiplin positif dan nilai-nilai Islam.
4. Motto Pesantren
- Berbudi Tinggi
- Berbadan Sehat
- Berpengetahuan Luas
- Berfikiran Bebas
5. Falsafah Kelembagaan & Pembelajaran
- Falsafah Kelembagaan:
- Pondok adalah lapangan perjuangan, bukan lapangan penghidupan.
- Hidupilah pondok, dan jangan menggantungkan hidup kepada pondok.
- Pondok berdiri di atas dan untuk semua golongan.
- Falsafah Pembelajaran:
- Metode lebih penting daripada materi, guru lebih penting daripada metode, dan jiwa guru lebih penting daripada guru itu sendiri.
- Pondok memberi kail, tidak memberi ikan.
- Ujian untuk belajar, bukan belajar untuk ujian.
- Ilmu bukan untuk ilmu, melainkan ilmu untuk amal dan ibadah.
BAB III: SISTEM PENDIDIKAN & KURIKULUM
Pondok Pesantren Modern Robithoh mengintegrasikan sistem pembelajaran KMI (Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah) Pondok Modern Gontor, Kurikulum Dinas Pendidikan (SMP), Kemenag (MA), serta tradisi Kajian Kitab Kuning (Salafi).
1. Struktur Kurikulum Pembelajaran (Total 36 Mata Pelajaran)
- Ulum ‘Arabiyah (Rumpun Bahasa Arab): Imla’, Tamrin Lughah, Insya’, Muthala’ah, Nahwu, Sharaf, Balaghah, Tarikh Adab al-Lughah, Mahfuzhat, Al-Mu’jam, Khat.
- Ulum Islamiyah (Rumpun Ilmu Keislaman): Al-Qur’an Tajwid, Tafsir (dan Terjemah Sunda), Tarjamah, Hadits, Musthalah Hadits, Fiqih, Usul Fiqih, Faraid, Tauhid, Tsaqofah Islamiyah, Muqaranat al-Adyan, Tarikh Islam.
- Ulum ‘Ammah (Rumpun Ilmu Umum): Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Geografi, Sejarah, Kewarganegaraan, Sosiologi, Psikologi, Keguruan/Kependidikan.
2. Kelompok Program Pendidikan
- Intrakurikuler: Proses kegiatan belajar mengajar (KBM) akademis di kelas.
- Kokurikuler:
- Ibadah Amaliyah: Shalat, Puasa, Tadarus Al-Qur’an, Dzikir/Doa.
- Extensive Learning: Pembinaan 4 Bahasa (Arab, Inggris, Indonesia, Sunda), Belajar Muwajjah (Malam/Sore), Pengkajian Kitab Klasik, Latihan Pidato 4 Bahasa, Diskusi/Bedah Buku, Quranic Neuroscience.
- Praktek & Bimbingan: Praktek Mengajar (Amaliyatut Tadris), Etika/Adab, Lab Komputer, Dakwah Kemasyarakatan, Manasik Haji, Pengurusan Jenazah, serta Bimbingan Penyuluhan.
- Ekstrakurikuler: Latihan kepemimpinan dan organisasi, Keorganisasian Santri, Pramuka, Olahraga, Kesenian, Jurnalistik, Retorika, Kewirausahaan, Pembekalan Alumni, dan Pengabdian Alumni.
3. Metode & Pendekatan Pendidikan
Pendidikan dilaksanakan melalui 6 metode utama: Pengarahan, Pelatihan, Penugasan, Pembiasaan, Pengawalan (Kontrol Langsung), dan Uswah Hasanah (Keteladanan) dengan pendekatan manusiawi, ketugasan, dan idealisme.
4. Sistem Evaluasi
Sistem evaluasi meliputi Ujian Masuk, Ujian Lanjutan, Muraja’ah ‘Ammah (Mid Semester), Ujian Semester, dan Ujian Akhir Niha’i (EBTA). Bentuk ujian dilaksanakan secara Lisan (Syafahi), Tulis (Tahriri), dan Praktek (Tathbiqi).
BAB IV: JADWAL KEGIATAN SANTRI
Santri hidup dalam lingkungan disiplin 24 jam di bawah bimbingan dan pengawasan pengasuh serta para ustadz.
1. Jadwal Harian Santri
| Jam (WIB) | Kegiatan |
|---|---|
| 03.00 – 04.30 | Bangun tidur, Taharah, Shalat Tahajud, Tahfidz & Read Al-Qur’an Tartil |
| 04.30 – 05.00 | Shalat Subuh Berjamaah & Dzikir |
| 05.00 – 05.30 | Pelajaran Pemberian Kosakata (Mufradat) Bahasa Arab & Inggris |
| 05.30 – 07.00 | Makan Pagi, Olahraga, Mandi & Persiapan Masuk Kelas |
| 07.00 – 12.15 | KBM Kelas Pagi & Istirahat |
| 12.15 – 13.00 | ISOMA (Istirahat, Shalat Dzuhur, Makan Siang) |
| 13.00 – 14.45 | KBM Kelas Sore |
| 14.45 – 15.30 | Kegiatan Ekstrakurikuler |
| 15.30 – 16.00 | Shalat Ashar Berjamaah, Dzikir & Tadarus Al-Qur’an |
| 16.00 – 17.00 | Olahraga & Ekstrakurikuler |
| 17.00 – 18.00 | Kajian Salafiah & Tadarus Al-Qur’an |
| 18.00 – 18.30 | Shalat Maghrib Berjamaah & Tadarus |
| 18.30 – 19.00 | Makan Malam |
| 19.00 – 20.00 | Shalat Isya Berjamaah, Dzikir & Persiapan Belajar Malam |
| 20.00 – 21.15 | Muwajjah (Belajar Malam Terbimbing) |
| 21.15 – 03.00 | Istirahat / Tidur Malam |
2. Agenda Mingguan & Tahunan
- Mingguan: Latihan Pidato (Muhadharah) Bahasa Arab, Inggris, Indonesia, Sunda; Muhadatsah (Latihan Percakapan Bahasa); Olahraga & Pramuka; Kegiatan Keputrian.
- Tahunan: Pekan Perkenalan Santri Baru, Panggung Gembira & Drama Arena, Perkemahan Akbar, Public Speaking Contest (PSC), Tamsilul Masroh (Drama Contests), Study Banding, Wisuda Alumni, dan Perpulangan Santri.
BAB V: INSTITUSI, UNIT USAHA, & OUTPUT ALUMNI
1. Lembaga di Bawah Yayasan Robithoh Sekesalam
Yayasan Robithoh membawahi berbagai jenjang pendidikan formal, non-formal, serta unit usaha mandiri:
- PPM Robithoh (Pesantren): Berdiri 2008 (362 Santri, 60 Guru)
- SMP IT Robithoh: Berdiri 2005 (250 Santri, 30 Guru)
- MA Robithoh: Berdiri 2009 (112 Santri, 15 Guru)
- SD IT Bintang Islam: Berdiri 2015 (230 Santri, 20 Guru)
- RA IT Robithoh: Berdiri 2003 (17 Santri, 6 Guru)
- PSAA (Panti Sosial Asuhan Anak): Berdiri 2003
- RQC (Tahfidz Anak): Berdiri 2019
- Sekolah Tinggi PSDKU: Berdiri 2020
- Bimbingan Umroh & Haji: Berdiri 2010
- Unit Usaha RB MART: Berdiri 2020
- Lembaga ZISWAF Robithoh: Berdiri 2020
2. Profil Output Alumni
Pesantren berkomitmen melahirkan alumni dengan karakter:
- Mukmin, Muslim, dan Muhsin
- Komit pada Perjuangan Agama dan Bangsa
- Perekat Ummat (Berada di atas semua golongan)
- Berjiwa Guru (Siap mendidik dan memimpin)
- Warga Negara yang Baik, Beriman, dan Bertakwa
BAB VI: PANDUAN WALI SANTRI & PAKTA INTEGRITAS
1. Prinsip T.I.T.I.P untuk Orang Tua/Wali Santri
Untuk mendukung keberhasilan proses pendidikan anak di pesantren, orang tua diimbau memegang prinsip T.I.T.I.P:
- T – TEGA: Tega meninggalkan anak di pesantren. Yakinlah anak dididik, bukan dibuang; diedukasi, bukan dipenjara. Teladani Nabi Ibrahim AS yang meninggalkan Nabi Ismail AS di lembah yang tandus demi perintah Allah (QS. Ibrahim: 37).
- I – IKHLAS: Ikhlas anak ditempa, dilatih, ditugaskan, dan diatur oleh disiplin pondok. Sadari bahwa uang yang dibayarkan adalah iuran untuk kebutuhan anak sendiri, bukan untuk membayar guru/ustadz.
- T – TAWAKAL: Pasrahkan dan doakan anak setelah berikhtiar. Pesantren adalah ikhtiar mendidik, namun Allah-lah yang mengubah dan memegang hati anak.
- I – IKHTIAR: Bekerja keras memenuhi kebutuhan dana pendidikan anak. Biaya yang diberikan 100% kembali untuk kepentingan dan sarana anak-anak.
- P – PERCAYA: Percaya penuh kepada pengasuh dan ustadz. Jangan sering ditengok (minimal 40 hari pertama agar anak betah), jangan mencucikan pakaiannya, dan jangan mudah terpengaruh aduan anak tanpa bertabayun secara baik-baik dengan pihak pesantren.
2. Pakta Integritas Wali Santri
Orang tua/wali santri wajib menandatangani komitmen:
- Percaya dan taat sepenuhnya kepada kebijaksanaan Pengasuh PPM Robithoh.
- Mendukung sunnah dan disiplin pondok serta tidak menuntut tindakan/risiko pendidikan.
- Tidak melibatkan pihak luar (aparat hukum/kepolisian) dalam menyelesaikan urusan internal pesantren.
- Tidak mencampuri sistem pendidikan, pengajaran, manajemen, dan administrasi pesantren.
- Memenuhi seluruh kewajiban keuangan sebelum pelaksanaan ujian.
- Bersedia menyerahkan anak selama 6 tahun (jenjang SMP-MA) atau 3 tahun (jenjang MA) serta menyetujui program Pengabdian Wajib selama 1 tahun setelah lulus.
“Apa yang Anda tahu tidaklah penting, tetapi apa yang Anda lakukan dengan apa yang Anda tahu itu jauh lebih penting.”
